Saturday, April 2, 2016

Wanita, Perca dan Kebersamaan

Wanita, Perca dan Kebersamaan adalah sebuah rangkaian cerita hidup yang ringan dan begitu menyenangkan. Berangkat dari sebuah nilai kegotong-royongan dan menjalin kebersamaan, kali ini Pesona Perca Nusantara (P2N) diundang oleh ibu Diah Saraswati dari Clab Craft Garuda Indonesia yang memiliki passion sama dalam hal seni dan pendidikan. Saat yang menyenangkan dan penuh warna menceriakan secuil bagian ibukota hari itu. Dari tak kenal menjadi kenal hanya dengan sentuhan-sentuhan kain yang penuh cerita, saling bertatap menyaring cerita mengenai pengenalan kain limbah perca yang kemudian dijahit untuk menjadi sebuah produk. Rabu istimewa, mengapa? Karena hari itu kami semua mendapatkan pengajaran langsung dari seorang pengerajin limbah perca (quilt) yang sudah berkiprah selama 34 tahun. Beliau adalah ibu Mei Hidayat, seorang quilter yang menghasilkan karya-karyanya tanpa menggunakan mesin. Di setiap helai karyanya murni pengerjaan dengan tangan. "Menggunakan tangan itu menyenangkan karena bisa dikerjakan kapan pun dan dimanapun", begitu katanya ketika saya bertanya alasan mengapa tidak tergiur untuk menggunakan mesin jahit seperti kebanyakan quilter lain. Sesederhana itu , meskipun begitu ketika kita melihat lagi karyanya hanya decak-decak kagum yang keuar. Di setiap karyanya baik yang berupa pajangan atau aksesori rumah tangga, hei kita akan melihat bagaimana susunan pola menjadi sebuah nilai seni yang tinggi. Tak kenal maka tak sayang, maka hari itu terjadilah kesenangan-kesenangan yang membahagiakan diantara semuanya. Memulai segala hal dari yang sederhana dan merangkainya bersama. Acara yang berakhir dengan banyak jalinan bermanfaat, tak hanya dalam karya juga dalam pertemanan baru. Terimakasih para pengkarya perca, para pengapresiasi semoga kita semua akan terus ada di dalam sinergi yang positif untuk masa depan yang cerah. Salam berkarya (^___^).
Ket Gambar : Kegiatan yang berlangsung di Gedung Garuda Indonesia, Kebun Sirih, Jakpus oleh Clab Craft Garuda Indonesia dan Pesona Perca Nusantara juga ibu-ibu yang hadir dari IIKGA.

No comments: